Tahlilan menurut agama hindu

delirium Excuse, that interrupt you, but..

Tahlilan menurut agama hindu

Posting Komentar.

tahlilan menurut agama hindu

Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Diantaranya menuduh Tahlilan sebagai ajaran Hindu sebagaimana disebarkan disosial media dan situs milik orang-orang Wahhabi. Misalnya terkait waktu Tahlilan yang biasa dilakukan masyarakat.

Wahabi mengutip:. Membantah wahhabi yang membawakan isi kitab Hindu untuk menyerang amaliyah umat Islam sebenarnya sama saja dengan mengajari mereka tentang agama Islam dari paling dasar. Butuh waktu mengajari ilmu pada mereka, belum lagi tingkat kemampuan mencerna mereka yang berbeda-beda sehingga ada yang paham dan ada yang tidak, bahkan sulit paham.

Bila semisal ada kesamaan antara unsur amaliyah umat Islam dengan apa yang berlaku pada umat Hindu, maka bukan berarti umat Islam mengikuti ajaran Hindu.

2008 honda accord noise when accelerating

Bila ada umat Islam yang berpuasa, bukan berarti umat Islam puasa meniru umat lain. Umat Islam melakukan amaliyahnya dengan berdasarkan pada sumber-sumber hukum Islam.

Tidak menjadikan kitab Hindu sebagai sumber hukum amaliyah mereka. Sedangkan penuduh yang menjadikan kitab Hindu sebagai dalil mereka untuk menyerang umat Islam sama saja mereka telah menambah-nambah sumber hukum dalam Islam. Selamatan dalam kitab Hindu tersebut tidak sama dengan Tahlilan atau Selamatan Kematian yang dilakukan oleh umat Islam.

Perbedaan ini sangat jelas. Umat Islam bertauhid sedangkan Hindu tidak. Selamatan yang ada dalam ajaran Hindu juga kita tidak pernah tahu. Karena kita tidak tahu ajaran Hindu maka kita ber-amaliyah bukan meniru Hindu. Kita berkumpul dalam rangka berdzikir kepada Allah kemudian dihadiahkan kepada orang yang meninggal.

Ihdauts Tsawab menghadiahkan pahala bukan meniru ajaran diluar Islam Hindu, Buddha, dll tetapi Ihdaus Tsawab adalah murni ajaran Islam yang terang bederang. Pembahasan mengenai Ihdauts Tsawab banyak didalam kitab ulama Islam.

tahlilan menurut agama hindu

Orang yang tidak mengetahui mengenai Ihdauts Tsawab sudah bisa dipastikan orang yang tidak pernah menyentuh kitab-kitab ulamadan kemungkinan besar memang orang yang bodoh tulen, tidak bisa disangkal lagi, harus diakui. Adakah dalam ajaran Hindu membaca bacaan Tahlilan?. Orang yang menuduh Tahlilan berasal dari Hindu itu karena mereka mendefinisikan Tahlilan hanya dengan istilah 7, 40, hari dan lainnya.Posting Komentar.

Menurut Ulama Empat Mazhab. Kenyataannya, masih banyak ritual yang dilakukan oleh umat Islam, khususnya di Indonesia yang tidak jelas asal usulnya dalam agama, tapi justru seakan-akan hukumnya menjadi wajib, tahlilan misalnya.

Ritual ini, seakan sudah mengurat daging dan menjadi kelaziman yang mengikat masyarakat tatkala tertimpa musibah kematian. Tak heran, sangat jarang keluarga yang tidak menyelenggarakan ritual ini karena takut diasingkan masyarakatnya.

Mengapa Tahlilan Disorot? Ahmad dan Ibnu Majah, dinyatakan shahih oleh Syaikh al Albani. Bagaimana pun juga, hadits ini dapat dijadikan hujjah. Ini merupakan kesepakatan para ulama Islam seluruhnya. Beliau memerintahkan untuk membuat makanan, tapi bukan untuk para pelayat. Sebaliknya, keluarga yang sedang dirundung dukalah yang lebih berhak untuk dilayani.

Dari Ibn Abi Syaibah, beliau berkata. Ulama Mazhab Menyikapi Selamatan Kematian. Ini sekadar berkumpul, bagaimana pula jika disertai dengan tahlilan malam pertama, ketiga, ketujuh, dan seterusnya yang tak seorang pun sahabat pernah melakukannya? Karena hal tersebut termasuk sunnah dan amalan baik para generasi mulia sebelum dan sesudah kita. Mazhab Maliki. Tetangga dekat maupun jauh. Makanan seperti ini sangat dianjurkan oleh mayoritas ulama karena hal tersebut merupakan perbuatan baik kepada keluarga dan tetangga.

Adapun bila keluarga mayit yang membuatkan makanan dan mengundang manusia untuk makan-makan, maka tidak dinukil dari para salaf sedikit pun. Mazhab Hanafi.

tahlilan menurut agama hindu

Mazhab Hanbali. Inilah di antara perkataan para ulama mazhab menyikapi tahlilan.Pencerahan seperti ini yg memang saya dan manusia butuhkan, bukan pencerahan tentang berbagai siksaan yg akan kita dapatkan setelah kematian, itu justru membuat manusia takut. Saya sangat mengagumi konsep yg diajarkan dalam agama Hindhu, penuh kasih sayang dan kedamaian, bukan mengajarkan tentang penindasan dan kekerasan.

Maaf, saya masih tidak memahami tentang hari kiamat menurut hindu itu. Adakah roh itu akan kekal di syurga ataupun akan mengalami reinkarnasi kembali? Itu membuatkan mereka menjadi jahat.

Makanya,tiada beda sama dunia lama dan dunia baru ya? Sesungguhnya konsep kehidupan ilusif di alam semesta ini tidaklah terlalu rumit jika kita mau menghayatinya secara sederhana.

Artikel diatas pembahasannya terlalu sederhana. Bahkan ada pernystaan yg kontradiktif. Awalnya dibilang Jiwa sama dengan Atman Zat Tuhan. Kemudian dikatakan lagi bahwa setelah reinkarnasi, Jiwa Atman mengalami penderitaan.

Apakah Atman atau percikan Tuhan dalam. Kalau jaeabannya ya, berarti Tuhan juga bisa menderita. Apakah tepat kalau Jiwa diartikannsebagai Atman. Hendaknya dimengerti dengan jelas apa itu jiea, apa itu Atman.

Jangan dibuat rancu antara pengertian roh dari agama sebelah dengan jiwa dan Atman. Sebelum membahas tentang kematian, mestinya diberikanndulu pemahaman tentang lapisan lapisanntubuh masnusia.

Caltpa vs edtpa

Terus dari sana didefinisikan apa yg dimaksud kematian itu. Apakah setelah kematiannmasih bisa meradakan sakit? Kalau bisa, apa sebabnya? Apakah setelah kematian masih bisa berpikir? Kalau ya, apa sebabnya? Diantara sekian banyak lapisan tubuh manusia yg disebut kosa, dimana tempat bersemayamnya Atman?

Masih banyak lagi hal yabg perlu dipahami dengan jelas sebelum mampu menulis artikel tentang kematian menurut hindu agar pembaca tidak mendapatkan informasi yang tidak tepat. Balum lagi kalau ada pertanyaan,"jika jiwa sudah reinkarnasi, terus siapa yang dipuja oleh umat hindu di bali di pelibggih Rong Telu atau pelinggih Dewa Hyang?

Bbc iplayer radio 3 words and music

Pasraman Ganesha Brahmachari Ashram. Kematian dan setelah Kematian menurut Hindu. Kematian dan setelah Kematian dalam agama Hindu. Kegelapan awidya akan dialami oleh mereka yang kebodohan dan Widya Pencerahan bagi orang-orang memiliki pengetahuan. Hindu percaya pada kelahiran kembali dan reinkarnasi dari jiwa atman. Jiwa yang abadi dan langgeng. Jiwa seseorang selama hidupnya akan mengalami suka dan duka serta dipengaruhi oleh hukum karma.

Oleh karena itu kematian bukanlah bencana besar, bukan akhir dari semua, tapi sebuah proses alami dari sang Jiwa atman yang kemudian kembali lagi ke bumi untuk melanjutkan perjalanannya. Dalam agama Hindu, Jiwa atman adalah kekal tidak mengalami kematian, dia abadi.

Kematian hanya dialami oleh badan fisik ini. Kematian adalah penghentian sementara aktivitas fisik dan merupakan sarana bagi sang atman untuk meningkatkan tingkatannya lalu kemudian lahir kembali dalam badan yang lain.Saya bantu "sedikit" memperbaiki terjemahkan nomer 4.

Bapak yang bersemayam di rerumputan suci, datanglah, bantulah kami : Persembahan ini kami buat untuk Engkau, terimalah mereka persembahan kami. Maka datangkanlah kepada kami pertolongan yang paling menguntungkan, dan berilah kami kesehatan dan kekuatan tanpa masalah sedikitpun. Post a Comment. Fanpage Muslim. Media Islam online untuk pemberitaan, syi'ar Islam, dakwah dan kajian.

Posted by Unknown on Wednesday, January 07, with 2 comments. Namun apakah tuduhan mereka itu berdasar dan tidak berdusta? Sayang sekali, mereka hanyalah berdusta dan membual. Berikut ini adalah bantahan dari seorang pendeta Hindu yang menyatakan bahwa Tahlilan bukan ajaran Hindu. Tahlilan dan Kebohongan Abd. Panca Yajna: Upacara Selamatan?

Tidak ada maksud sedikitpun dari penulis untuk mencampuri urusan privacy seorang Ustazd Abdul Aziz, lebih-lebih mengenai pilihan jalan agama penuntun hidupnya. Panca Yajna adalah lima upacara selamatan di dalam agama Hindu, masing-masing:.

Rsi yajnya adalah selamatan kepada orang-orang yang dianggap suci. Pitra yajna adalah selamatan kepada roh leluhur.

Apakah Tahlilan Adalah Ajaran Hindu? Pendeta Hindu Membantahnya!

Manusa yajna adalah selamatan kepada manusia. Butha yajna adalah selamatan kepada mahluk bawahan. Ustad Abdul Aziz Wahabi mengatakan:.

Melakukan selamatan ini adalah wajib hukumnya di dalam Agama Hindu. Contoh selamatan pada hari kematian, acaranya berlangsung pada hari pertama, ke-3, ke-7, ke, ke dan nyewu hari ke Sebab bila keluarga yang meninggal tidak diselamatin, rohnya akan gentayangan, menjelma menjadi hewan, binatang, bersemayam di keris dan jimat, dll. Makanya pohon-pohon diberi sarung, dan pada setiap hari Sukra Umanis jimat dan keris diberi minum kopi. Sedekoh punya kelebihan dari selamatan yakni memberikan sedekoh ketika kita punya kelebihan yang biasanya dilakukan pada menjelang bulan puasa.

Jadi bukan hasil utang. Bantahan pendeta Hindu:. Bahkan di dalam Kitab Bhagawad Gita, yajna berarti bakti, pengabdian, persembahan dan kurban sedekah yang dilakukan dengan tulus iklas hati suci.Disini kami mengajak anda untuk mengkaji permasalahan ini secara praktis dan ilmiah.

Tradisi Tahlilan #1

Dalam keyakinan Hindu roh leluhur orang mati harus dihormati karena bisa menjadi dewa terdekat dari manusia [Kitab Weda Smerti Hal. Telah jelas bagi kita pada awalnya ajaran ini berasal dari agama Hindu, selanjutnya umat islam mulai memasukkan ajaran-ajaran islam dicampur kedalam ritual ini. Disusunlah rangkaian wirid-wirid dan doa-doa serta pembacaan Surat Yasin kepada si mayit dan dipadukan dengan ritual-ritual selamatan pada hari ke 7, 40,dan yang tidak pernah diajarkan oleh Nabi dan para sahabatnya.

Apakah mencampur-campur ajaran seperti ini diperbolehkan?? Iya, campur mencampur ajaran ini tanpa sadar sudah diajarkan dan menjadi keyakinan nenek moyang kita dulu yang ternyata sebagian dari kaum muslimin pun telah mewarisinya dan gigih mempertahankannya. Lalu apakah kita lebih memegang perkataan nenek moyang kita daripada apa-apa yang di turunkan Allah kepada RasulNya? Apakah mereka akan mengikuti juga, walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?

Albaqoroh : You are commenting using your WordPress. You are commenting using your Google account. You are commenting using your Twitter account. You are commenting using your Facebook account. Beri tahu saya komentar baru melalui email.

Encrypt url parameters angular 6

Beritahu saya pos-pos baru lewat surat elektronik. Share this: Twitter Facebook. Menyukai ini: Suka Memuat Tinggalkan Balasan Batalkan balasan Ketikkan komentar di sini Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:. E-mail wajib Alamat takkan pernah dipublikasikan. Nama wajib. Situs Web. Dengan melanjutkan menggunakan situs web ini, Anda setuju dengan penggunaan mereka.

Untuk mengetahui lebih lanjut, termasuk cara mengontrol cookie, lihat di sini: Kebijakan Cookie.Posting Komentar.

Dalil Kesunnahan Dzikir Tahlilan 7 Hari, 40 Hari, 100 Hari dan 1000 Hari

Disini kami mengajak anda untuk mengkaji permasalahan ini secara praktis dan ilmiah. Dalam keyakinan Hindu roh leluhur orang mati harus dihormati karena bisa menjadi dewa terdekat dari manusia [Kitab Weda Smerti Hal. Telah jelas bagi kita pada awalnya ajaran ini berasal dari agama Hindu, selanjutnya umat islam mulai memasukkan ajaran-ajaran islam dicampur kedalam ritual ini.

Disusunlah rangkaian wirid-wirid dan doa-doa serta pembacaan Surat Yasin kepada si mayit dan dipadukan dengan ritual-ritual selamatan pada hari ke 7, 40,dan yang tidak pernah diajarkan oleh Nabi dan para sahabatnya. Apakah mencampur-campur ajaran seperti ini diperbolehkan?? Iya, campur mencampur ajaran ini tanpa sadar sudah diajarkan dan menjadi keyakinan nenek moyang kita dulu yang ternyata sebagian dari kaum muslimin pun telah mewarisinya dan gigih mempertahankannya. Lalu apakah kita lebih memegang perkataan nenek moyang kita daripada apa-apa yang di turunkan Allah kepada RasulNya?

Apakah mereka akan mengikuti juga, walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk? Albaqoroh : Kalau tidak dibawa Belandamungkin dokumen yang amat penting itu sudah lenyap. Buku ini ditulis oleh Sunan Bonang pada abad 15 yang berisi tentang ajaran- ajaran Islam.

Dalam naskah kuno itu diantara nya menceritakan tentang Sunan Ampel memperingatkan Sunan Kalijogo yang masih melestarikan selamatan. Lawrens Rasyidi dan diterbitkan Penerbit Terbit Terang Surabaya juga mengupas panjang lebar mengenai masalah ini. Sunan Kalijogo mengusulkan agar adat istiadat lama seperti selamatanbersajiwayang dan gamelan dimasuki rasa keislaman. Sunan kudus menjawabnya bahwa ia mempunyai keyakinan bahwa di belakang hari ada yang menyempurnakannya hal 41, Sampai saat ini budaya itu masih ada di masyarakat kitaseperti sekatenanruwatanshalawatantahlilanupacara tujuh bulanan dll.

Bina Ilmu. Karena kalian semua adalah sama-sama pemeluk Islam maka hendaklah saling mengasihi dengan saudaramu yang mengasihimu. Dari dokumen ini telah dilakukan beberapa kajian oleh beberapa peneliti. Diantaranya thesis Dr. Bjo Schrieke tahundan Thesis Dr. Jgh Gunning tahunDr.Disini kami mengajak anda untuk mengkaji permasalahan ini secara praktis dan ilmiah. Dalam keyakinan Hindu roh leluhur orang mati harus dihormati karena bisa menjadi dewa terdekat dari manusia [Kitab Weda Smerti Hal.

Telah jelas bagi kita pada awalnya ajaran ini berasal dari agama Hindu, selanjutnya umat islam mulai memasukkan ajaran-ajaran islam dicampur kedalam ritual ini. Disusunlah rangkaian wirid-wirid dan doa-doa serta pembacaan Surat Yasin kepada si mayit dan dipadukan dengan ritual-ritual selamatan pada hari ke 7, 40,dan yang tidak pernah diajarkan oleh Nabi dan para sahabatnya.

Apakah mencampur-campur ajaran seperti ini diperbolehkan?? Iya, campur mencampur ajaran ini tanpa sadar sudah diajarkan dan menjadi keyakinan nenek moyang kita dulu yang ternyata sebagian dari kaum muslimin pun telah mewarisinya dan gigih mempertahankannya. Lalu apakah kita lebih memegang perkataan nenek moyang kita daripada apa-apa yang di turunkan Allah kepada RasulNya? Apakah mereka akan mengikuti juga, walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?

Albaqoroh : Kalau tidak dibawa Belandamungkin dokumen yang amat penting itu sudah lenyap. Buku ini ditulis oleh Sunan Bonang pada abad 15 yang berisi tentang ajaran- ajaran Islam. Dalam naskah kuno itu diantara nya menceritakan tentang Sunan Ampel memperingatkan Sunan Kalijogo yang masih melestarikan selamatan. Lawrens Rasyidi dan diterbitkan Penerbit Terbit Terang Surabaya juga mengupas panjang lebar mengenai masalah ini.

Sunan Kalijogo mengusulkan agar adat istiadat lama seperti selamatanbersajiwayang dan gamelan dimasuki rasa keislaman. Sunan kudus menjawabnya bahwa ia mempunyai keyakinan bahwa di belakang hari ada yang menyempurnakannya hal 41, Sampai saat ini budaya itu masih ada di masyarakat kitaseperti sekatenanruwatanshalawatantahlilanupacara tujuh bulanan dll. Bina Ilmu. Karena kalian semua adalah sama-sama pemeluk Islam maka hendaklah saling mengasihi dengan saudaramu yang mengasihimu.

Dari dokumen ini telah dilakukan beberapa kajian oleh beberapa peneliti. Diantaranya thesis Dr. Bjo Schrieke tahundan Thesis Dr. Jgh Gunning tahunDr. Da Rinkers tahundan Dr. Pj Zoetmulder Sjtahun Sekalipun seseorang telah melakukan kewajiban-kewajiban agamanamun tidak melakukan tahlilanakan dianggap tercela sekali.

Membebani keluarga mayit walaupun tidak meminta untuk menyuguhkan makanannamun apabila sudah menjadi kebiasaanmaka keluarga mayit akan menjadi malu apabila tidak menyuguhkan makanan. Merepotkan keluarga mayit sudah kehilangan anggota keluarga yang dicintaiditambah pula bebannya.


Faegis

thoughts on “Tahlilan menurut agama hindu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top